Array adalah suatu tipe data terstuktur yang berupa sejumlah data sejenis (homogen/bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama tertentu.
•Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.
•Array memiliki alamat yang besebelahan/berdampingan tergantung lebar tipe datanya.
•Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
•Elemen-elemen array bertipe data sama dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda.
•Array mempunyai index, value/nilai dan reference/alamat
•Array dapat diilustrasikan sbb :
•Deklrarasi array : int A[8];
•Untuk menampiln indeks
for(int i = 0; i <= 7; i++)
cout<<i;
•Untuk menampilkan nilai
for(int i = 0; i <= 7; i++)
cout<<A[i];
•Untuk menampilkan alamat
for(int i = 0; i <= 7; i++) {
cout<<&A[i]<<endl;
•Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.
•Array memiliki alamat yang besebelahan/berdampingan tergantung lebar tipe datanya.
•Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
•Elemen-elemen array bertipe data sama dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda.
•Array mempunyai index, value/nilai dan reference/alamat
•Array dapat diilustrasikan sbb :
•Deklrarasi array : int A[8];
•Untuk menampiln indeks
for(int i = 0; i <= 7; i++)
cout<<i;
•Untuk menampilkan nilai
for(int i = 0; i <= 7; i++)
cout<<A[i];
•Untuk menampilkan alamat
for(int i = 0; i <= 7; i++) {
cout<<&A[i]<<endl;
1.Input statis
–Langsung diisi pada saat pendeklarasian
int A[8]={1,5,4,0,6,9,7,-2};
–Setelah pendeklarasian
A[0] = 1;
A[1] = 5;
A[2] = 4;
A[3] = 0;
A[4] = 6;
A[5] = 9;
A[6] = 7;
A[7] = -2;
–Langsung diisi pada saat pendeklarasian
int A[8]={1,5,4,0,6,9,7,-2};
–Setelah pendeklarasian
A[0] = 1;
A[1] = 5;
A[2] = 4;
A[3] = 0;
A[4] = 6;
A[5] = 9;
A[6] = 7;
A[7] = -2;
2.Input dinamis
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ cout<<"A["<<i<<"] : ";
cin>>A[i];
}
3.Output
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ cout<<"A["<<i<<"] : "<<A[i]<<endl; }
4.Cari
cout<<"input data yg mau dicari : ";
cin>>cari;
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ if (cari==A[i])
cout<<"Data ketemu pada indek "<<i<<"dengan nilai:"<<A[i];
}
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ cout<<"A["<<i<<"] : ";
cin>>A[i];
}
3.Output
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ cout<<"A["<<i<<"] : "<<A[i]<<endl; }
4.Cari
cout<<"input data yg mau dicari : ";
cin>>cari;
for(int i = 0; i <= 7; i++)
{ if (cari==A[i])
cout<<"Data ketemu pada indek "<<i<<"dengan nilai:"<<A[i];
}
5.Edit
cout<<"\n\nAnda ingin merubah elemen array ? [y/n]";
cin>>jwb;
if(jwb=='y' || jwb=='Y')
{cout<<"Data yang akan dirubah ? : “; cin>>rbh;
for(int i=0;i<=7;i++)
{if(A[i]==rbh)
{cout<<"\n\nData yang akan di rubah pada A["<<i<<"]=“ <<A[i];
cout<<“\n\nInput data baru A["<<i<<"]= ";
cin>>A[i];
cout<<"\n\nElemen array setelah dirubah\n\n";
for(int t=0;t<=7;t++)
{cout<<"\nA["<<t<<"]= "<<A[t];}
}
}
}
else
cout<<"\nTerima kasih...";
cout<<"\n\nAnda ingin merubah elemen array ? [y/n]";
cin>>jwb;
if(jwb=='y' || jwb=='Y')
{cout<<"Data yang akan dirubah ? : “; cin>>rbh;
for(int i=0;i<=7;i++)
{if(A[i]==rbh)
{cout<<"\n\nData yang akan di rubah pada A["<<i<<"]=“ <<A[i];
cout<<“\n\nInput data baru A["<<i<<"]= ";
cin>>A[i];
cout<<"\n\nElemen array setelah dirubah\n\n";
for(int t=0;t<=7;t++)
{cout<<"\nA["<<t<<"]= "<<A[t];}
}
}
}
else
cout<<"\nTerima kasih...";
6.Hapus
cout<<"\nApakah Anda ingin menghapus data (Y/N) = ";
cin>>tanya;
if ( tanya=='y'||tanya=='Y')
{cout<<"\nMasukkan elemen yang ingin di hapus = ";
cin>>hapus;
for (i=hapus-1;i<=7-1;i++)
{ A[i]=A[i+1];}
cout<<"\nData Baru";
for ( i=0 ; i<=7-1 ; i++ )
{ cout<<"\nA["<<i<<"]="<<A[i]; }
}
cout<<"\nApakah Anda ingin menghapus data (Y/N) = ";
cin>>tanya;
if ( tanya=='y'||tanya=='Y')
{cout<<"\nMasukkan elemen yang ingin di hapus = ";
cin>>hapus;
for (i=hapus-1;i<=7-1;i++)
{ A[i]=A[i+1];}
cout<<"\nData Baru";
for ( i=0 ; i<=7-1 ; i++ )
{ cout<<"\nA["<<i<<"]="<<A[i]; }
}
Post a Comment