Pada awal perkembangannya, secara default register global di set On dengan tujuan
untuk memberi kemudahan pengguna dalam mempelajari PHP, sehingga pengguna dapat
mengambil/memanggil variable cukup dengan menyebutkan nama variabelnya, tidak peduli
apakah variable tersebut berasal dari GET, POST, COOKIE, atau SESSION. Contoh skrip
berikut :
Contoh penggunaan register global on :

<?php
echo "<form method=GET action=globalon.php>
Isikan Nama Anda : <input type=text name='nama'>
<input type=submit name=oke value=kirim></form>";
if (isset($oke)){
echo "Nama Anda Adalah : <b>$nama</b>";
}
?>











Ketentuan: Jadi kalau kita menggunakan setting register global = ON, maka untuk 
mengambil data variable cukup menuliskan variable formnya saja tanpa perlu tahu berasal 
dari mana variable tersebut. Kelemahannya : misalkan script ini dijalankan di server di mana 
register global = OFF, maka script itu tidak akan berjalan.
Output :















Namun sejak versi 4.3.X ke atas, maka default nilai register global = Off, sehingga 
apabila skrip globalon.php dijalankan, maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Sehingga agar
skripnya dapat berjalan pada register globals = Off, maka perlu disesuaikan variabelnya
menjadi seperti berikut ini:Contoh penggunaan register global off :
File : globalon.php
<?php
echo "<form method=GET action=globalon2.php>
Isikan Nama Anda : <input type=text name='nama'>
<input type=submit name=oke value=kirim></form>";
if (isset($_GET['oke'])){
echo "Nama Anda Adalah : <b>$_GET[nama]</b>";
}
?>









Tips : 
- Perhatikan sumber dari variable, apabila menggunakan method/parameter POST, maka 
pemanggilan variabelnya : $_POST[„nama_varibel‟]. 
- Apabila sumber dari variable diambil dari variable yang dibawa Address bar, misalnya : 
http://localhost/modul/globalon.php?nama=Amikom , maka penulisan variabelnya : 
$_GET[„nama_variabel‟]. 
- Sintaks variable seperti $_ENV, $_GET, $_POST, $_COOKIE, $_SESSION, $_FILES 
dan $_SERVER juga sering disebut dengan superglobal atau autoglobal, artinya variable 
tersebut dapat berjalan dimanapun, tidak peduli apakah register globalnya On atau Off.
1.2 Variabel
Variabel adalah sebuah tempat di memori untuk menyimpan data yang nilainya dapat 
berubah-ubah selama program dijalankan. Penulisan variabel didalam pemrograman PHP, ada 
aturan tertentu yang harus kita ketahui, diantaranya : 
1. Variabel dimulai dengan tanda dollar ( $ ). 
2. Harus dimulai dengan huruf atau underscore ( _ ). 
3. Case sensitive atau huruf besar dan huruf kecil berbeda. 
4. Karakter pertama setelah simbol dollar, tidak boleh menggunakan angka (harus huruf). 
5. Setelah simbol dollar dan huruf, maka karakter selanjutnya boleh menggunakan angka.
Contoh penulisan variabel :
Benar
Salah
$variabel
$_nim
$kelas0
$tepat_waktu
$var!abel
$-nim
$01kelas
$tepat-waktu




Post a Comment

 
Top